SEBUNGKUS OBAT DAN SUP

 

Sumber :www.bola.com

 Cerita ini berasal dari negeri thailand, ada seorang anak  yang ingin membelikan obat ibunya yang sedang sakit namun tidak mempunyai uang.Ahirnya dia memutuskan untuk mencuri di sebuah toko obat.

 Namun hal ini di ketahui oleh penjual obat tersebut. Lalu anak itu di seret ke pinggir jalan dan di omeli habis - habisan oleh si emak - emak penjual obat tersebut.Si anak hanya bisa terdiam malu dan takut. Tak lama kemudian datang seoranng lelaki penjual sup membeli obat yang di curi itu. si penjual obat pun pergi,lalu lelaki itu memanggil anaknya untuk membungkus 1 sup lalu memberikannya kepada anak itu.Anak itu hanya bisa menatap dalam-dalam lelaki penjual itu seakan berterimakasih lalu anak itu pun berlari untuk memberikan kepada ibunya.

 30 tahun kemudian lelaki itu sedang memberi makan pengemis, tetapi tiba - tiba lelaki itu terjatuh.Seluruh karyawan dan juga anaknya langsung menolong dan membawa kerumah sakit dengan tangisan.

 Setelah beberapa hari suster pun memberi tagihan untuk pengobatan lelaki itu.Alangkah terkejutnya anak tersebut melihat tagihan yang begitu besar.Dalam fikirnya "ini terlalu besar bahkan hasil dari warung kecil sup itu tidak akan cukup".

 Sambil bolak balik dari warung ke rumah sakit untuk mngurus ayahnya ia memasang tanda untuk menjual warung tersebut sampai badan anak tersebut menyampai batasnya, lalu si anakn pun tidur disamping ayahnya. 

 Ketika terbangung alangkah terkejutnya anak lelaki itu melihat kertas pembayaran tersebut berisi 0 bath dan di bawah ada catatan bertuliskan "Biaya rumah sakit sudah di bayar 30 Tahun lalu dengan Sebungkus obat pereda rasa sakit dan sebungkus sup. Salam hangat, Dr Prajak Arunthong"

 Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Tidaklah seorang hamba memasuki waktu pagi pada setiap harinya, kecuali ada dua malaikat yang turun. Salah satunya memohon: ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi dermawan yang menyedekahkan hartanya.’ Dan satu lagi memohon: ‘Ya Allah, musnahkanlah harta si bakhil.” (HR. Muslim: 1678)

 Dari cerita di atas kita bisa mengambil kesimpulan bahwa ketika kita memudahkan kesulitan orang lain kita pasti akan di mudahkan juga ketika mengalami kesulitan entah  oleh siapa dimana dan kapan hanya allah yang tahu.

Baca Juga : Keutamaan menolong sesama






Komentar